Jenis dan Karakteristik Limbah Keras Dapat Dibedakan Menjadi Dua Bagian : ilyasweb.com

Salam teman-teman semua, dalam artikel ini kita akan membahas tentang jenis dan karakteristik limbah keras yang dapat dibedakan menjadi dua bagian. Limbah keras merupakan jenis limbah yang paling sulit untuk didaur ulang karena sifat bahan yang keras dan sulit terurai. Namun, limbah keras dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu limbah konstruksi dan limbah elektronik.

Bagian 1: Limbah Konstruksi

Limba konstruksi adalah jenis limbah keras yang berasal dari sisa material pembangunan seperti batu, beton, kayu, dan metal. Limbah konstruksi seringkali bersifat berat dan sulit untuk diangkut karena volumenya yang besar. Karakteristik limbah konstruksi antara lain:

Karakteristik Limbah Konstruksi

Tingkat Kerusakan Rendah

Limbah konstruksi umumnya memiliki tingkat kerusakan yang rendah karena bahan yang digunakan biasanya memiliki daya tahan yang tinggi. Hal ini membuat limbah konstruksi dapat dipakai ulang dengan mudah.

Volume Besar

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, limbah konstruksi seringkali memiliki volume besar yang sulit untuk diangkut. Sehingga, diperlukan alat berat untuk memindahkannya.

Berat

Limbah konstruksi memiliki berat yang cukup tinggi karena bahan yang digunakan biasanya keras dan padat. Hal ini membuatnya sulit untuk diangkut dan memakan biaya yang cukup besar untuk transportasi.

Bisa Didaur Ulang

Walau sulit, limbah konstruksi dapat didaur ulang dengan mudah. Bahan seperti kaca, besi, dan plastik dapat didaur ulang menjadi produk baru yang dapat digunakan untuk keperluan lain. Hal ini mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apa saja jenis limbah konstruksi yang biasa dibuang? Jenis limbah konstruksi yang biasa dibuang antara lain batu, beton, kayu, dan metal.
Bisakah limbah konstruksi didaur ulang? Ya, limbah konstruksi dapat didaur ulang dengan memisahkan bahan-bahan seperti kaca, besi, dan plastik.
Apa yang harus dilakukan dengan limbah konstruksi yang sudah tidak bisa didaur ulang? Limbah konstruksi yang sudah tidak bisa didaur ulang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir yang sesuai dan teratur.

Bagian 2: Limbah Elektronik

Limbah elektronik merupakan jenis limbah keras yang berasal dari barang-barang elektronik seperti handphone, komputer, televisi ataupun peralatan rumah tangga. Limbah elektronik seringkali mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, kadmium, dan timbal. Karakteristik limbah elektronik antara lain:

Karakteristik Limbah Elektronik

Tingkat Kerusakan Tinggi

Limbah elektronik memiliki tingkat kerusakan yang tinggi karena bahan yang digunakan biasanya tidak tahan lama dan mudah rusak. Hal ini membuat limbah elektronik sulit untuk dipakai ulang atau didaur ulang.

Volume Kecil

Walaupun volume limbah elektronik cenderung kecil dibandingkan dengan limbah konstruksi, tapi limbah elektronik sangat berbahaya dan tidak boleh dibuang sembarangan.

Beracun

Limbah elektronik mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, kadmium, dan timbal. Hal ini sangat merusak lingkungan jika dibuang sembarangan karena limbah elektronik tidak dapat terurai secara alami.

Sulit Didaur Ulang

Limbah elektronik sulit didaur ulang karena bahan yang digunakan tidak tahan lama dan mudah rusak. Sehingga, limbah elektronik akan menghasilkan lebih banyak limbah apabila didaur ulang.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apakah limbah elektronik berbahaya untuk lingkungan? Ya, limbah elektronik mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, kadmium, dan timbal yang sangat merusak lingkungan jika dibuang sembarangan.
Apa yang harus dilakukan dengan limbah elektronik? Limbah elektronik harus didaur ulang atau diserahkan ke tempat pengolahan limbah elektronik yang terpercaya agar tidak merusak lingkungan.
Bagaimana cara mendaur ulang limbah elektronik? Limbah elektronik dapat didaur ulang dengan memisahkan bahan-bahan yang masih dapat digunakan dan mengekstraksi bahan kimia berbahaya.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang jenis dan karakteristik limbah keras yang dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu limbah konstruksi dan limbah elektronik. Limbah konstruksi umumnya bisa didaur ulang dengan mudah karena tingkat kerusakan yang rendah, sedangkan limbah elektronik sulit didaur ulang karena bahan yang digunakan tidak tahan lama dan mengandung bahan kimia berbahaya. Kita harus memilih cara yang tepat untuk membuang limbah agar tidak merusak lingkungan. Mari kita selalu peduli Lingkungan dan berusaha untuk memulai dari hal kecil dengan membuang sampah pada tempatnya.

Sumber :